TEKNOLOGI BARU INI MEMBUAT PERAWATAN WAJAH MAKIN MENYENANGKAN DAN AMAN


Kecantikan serta kesehatan muka pasti jadi hal paling utama yang di perhatikan oleh wanita. Saat ini perusahaan asal Swiss membuat tehnologi kecantikan teranyar yang aman untuk wanita. 

Satu hal yang ada di pikiran waktu bakal lakukan perawatan muka yaitu “apakah perawatan ini aman? ”. Keamanan pasti jadi hal yang paling utama serta paling jadi perhatian beberapa wanita yang bakal lakukan perawatan muka, baik itu pewarawatan sendiri dirumah atau di klinik kecantikan. Beragam product kecantikan juga di ciptakan sedemikian rupa supaya dapat membuat cantik wanita tetapi dengan potensi bahaya yang sangatlah minimum. 

Galderma, salah satu perusahaan filler paling besar yang berbasis di Swiss membuat tehnologi kecantikan teranyar. Tehnologi yang dinamakan New Delivery Sistem (NDS) ini bisa bikin wanita terasa aman waktu menjalanin teatment injeksi filler atau skinboosters, Fimelova. 

Tehnologi kecantikan ini telah dikenalkan di Eropa mulai sejak April 2014 lantas, tetapi baru masuk ke Tanah Air mulai Juli 2015 ini. Dengan feature yang lebih ergonomis serta pegangan yang tambah nyaman, sistem injeksi injeksi filler atau skinboosters juga dapat lebih termonitor hingga keamanan serta akhirnya juga jadi lebih akurat untuk pasien. 

Salah satu yang tidak kalah menarik yaitu jarum suntik Restylane Skinboosters teranyar yang didesain dengan tehnologi smartclick. Tehnologi ini berperan supaya pada sistem injeksi, tiap-tiap dosis yang dikeluarkan bisa menyebabkan nada hingga dapat didengar oleh dokter maupun pasien. Jadi dokter dapat lebih konsentrasi pada tehnik injeksi dari pada jumlah gel yang disuntikkan. 

So, dengan hadirnya beragam tehnologi kecantikan saat ini bikin sistem perawatan muka juga makin menyenangan serta less worry, Fimelova!
Share on Google Plus

About Lita Saputri

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar