Kata Dokter, ini Cara Ketahui Calon Istri atau Suami yang Masih 'Tersegel'


Keperawanan wanita serta keperjakaan pria sering kali jadi pertanyaan pasangan dalam kehidupan sehari-hari. 
Tetapi benarkah kita bisa mengetahui keperawanan atau keperjakaan seseorang cuma dengan lihat dengan mata telanjang atau bahkan juga lebih jauh, merasakannya? 
Saat sebelum kita mendiskusikan hal apa sajakah yang dapat jadi pemberi tanda perawan serta perjaka atau tidaknya seorang, sebaiknya kita butuh sejajarkan pemahaman tentang konsep keperawanan wanita serta keperjakaan pria. 
Apa yang disebut dengan keperawanan wanita atau keperjakaan pria? 
Di bawah ini lebih detilnya : 

Apa yang Disebut Keperawanan Wanita atau Keperjakaan Pria? 
Pertama, butuh kita satukan pemahamam tentang pengertian keperawanan atau keperjakaan. 
Ada dua konsep yang dipahami orang-orang terkait dengan keperawanan wanita, yakni : 

- Hilangnya keperawanan ditandai oleh robeknya himen wanita, 
- Hilangnya keperawanan karena sudah terkait intim untuk pertama kali. 
Bagaimanakah dengan keperjakaan pria? Keperjakaan pria lebih mengarah pada pengertian sosial di mana seseorang pria belum pernah terkait intim. 
Pada pria tidak ada susunan fisik yang alami pergantian dengan jalinan seksual.  

Dalam makna kata lain, pria tidak mempunyai tanda-tanda atau indikator yang lain yang dapat jadikan parameter keperjakaannya. 
Apa Hubungan Antara Himen dengan Keperawanan Wanita? 
Himen adalah membran tipis yang ada di dekat muara " Miss V ". Himen mempunyai pori atau lubang sisi tengahnya hingga darah menstruasi bisa keluar. 
Biasanya, beberapa orang menyamai bahwa seseorang dengan himen yang rusak yaitu seseorang yang pernah terkait seksual. Hal semacam ini yaitu pemikiran yang salah. 

Himen wanita bisa robek walaupun tidak melakukan jalinan intim, yakni karena kecelakaan, pemakaian tampon, atau masturbasi. Bahkan juga ada pula wanita yang tidak memliki himen. Tidak seluruhnya wanita dilahirkan dengan selaput dara. 
Pada masalah seperti ini tentu pengertian perawan tidak bisa ditetapkan berdasar pada ada atau tidak selaput dara. 

Sebaliknya ada pula situasi di mana wanita telah terkait intim, tetapi himennya masih tetap utuh, yang dimaksud himen yang elastis. 
Jadi, Apakah Sangat mungkin Mengetahui Dengan cara Pasti Apakah Seseorang Wanita Atau Pria Pernah Terkait Sebelumnya? 

Jawabannya yaitu tidak. Jika kisah terkait cuma didasarkan pada ada tidaknya selaput dara, jadi hal semacam ini bisa dikerjakan dengan gampang. 
Tetapi, seperti yang sudah dipaparkan bahwa banyak aspek yang memengaruhi keutuhan selaput dara seseorang wanita. 
Pada masalah keperjakaan pria, hal semacam ini jadi tambah lebih susah untuk ditentukan. (klikdokter. com)
Share on Google Plus

About Lita Saputri

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Poskan Komentar