Teknologi ini bisa sembuhkan meningitis



Wafat dunianya komedian Olga Syahputra, bikin negeri ini kehilangan sosoknya yang ceria. Diberitakan, wafatnya Olga karena penyakit meningitis. 

Sebatas di ketahui, ditulis merdeka. com dari beragam sumber, meningitis adalah satu infeksi pada selaput pelindung yang menyelimuti otak serta saraf tulang belakang. Nah, saat meradang, selaput pelindung membengkak lantaran infeksi yang berlangsung. Dampaknya yaitu system saraf serta otak dapat rusak pada sebagian masalah. 

Lantas, adakah obat untuk penyakit ini? Menurut Ketua Orang-orang Ilmuwan Teknolog Indonesia (MITI) yang juga founder sekalian CEO dari CTECH Lab EdWar Technology, Profesor Warsito P. Taruno menyampaikan bahwa obat atau tehnologi sifatnya cuma menolong badan melawan penyakit atau bikin system imunitas artifisial yang sifatnya sesaat. 

 " Meningitis yaitu radang otak, obat yang paling efisien yaitu daya imunitas yang datang dari pada badan sendiri. Namun bila ada permasalahan dalam system imunitas badan sendiri obat apapun tidak bakal dapat menahan, " katanya waktu dihubungi Merdeka. com, (28/3). 

Walau demikian, kata dia, ada tehnologi lain yang dapat mengobati meningitis yaitu dengan tehnologi imunoterapi. 

 " Ada (tehnologi), namun obatnya sifatnya mesti menolong system imunitas badan. Tehnologi itu dimaksud imunoterapi, " katanya. 

Mekanisme kerjanya, lanjut dia, dengan mengambil serum dari plasma darah yang memiliki kandungan antibodi, lalu serum itu diperbanyak dengan cara laboratorium serta disuntikkan kembali ke badan. 

 " Dengan demikian sevenarnya badan sendiri yang melawan penyakit itu dengan antibodi sendiri, " tuturnya. 

Tehnologi ini, menurut dia cukup berkembang di Jepang serta dapat diimplementasikan didalam negeri. " Saya sangka dapat dikerjakan didalam negeri, " tutupnya.
Share on Google Plus

About Lita Saputri

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar