Begini Cara Sehat Bebas dari Kanker Serviks


Kanker serviks adalah type kanker paling mematikan ke dua pada wanita, sesudah kanker payudara. Di Indonesia, angka peristiwanya diprediksikan meraih 15. 000 masalah per tahunnya, dengan 53 juta wanita berisiko mengidapnya. 

Ketua Perkumpulan Obstetri serta Ginekologi Indonesia (POGI) Nurdadi Saleh menyampaikan, kanker serviks jadi type kanker yang mematikan karena umumnya ditemukan pada stadium lanjut. Argumennya, tanda-tanda kanker serviks di awal terjadinya memanglah tak khas, atau bahkan tidak menyebabkan gejala sekalipun. 

 " Bila penyakit reproduksi lain seperti kista rahim, gejalanya terang, perut buncit seperti hamil, ada lagi yang dibarengi nyeri, namun bila kanker serviks gejalanya sangatlah tak khas, " terangnya waktu didapati dalam suatu diskusi kesehatan sekian waktu lalu di Jakarta. 

Meski sekian, Nurdadi mengutamakan bahwa kanker serviks dapat dihindari dengan beberapa cara sebagai berikut. 

1. Sex aman 
Virus penyebab kanker serviks yang di kenal dengan nama Human Papilloma Virus (HPV) paling banyak ditularkan melalui jalinan seksual, hingga melindungi keamanan waktu terkait sex. Nurdadi menyampaikan, setia terkait dengan satu pasangan saja masih tetap berisiko untuk tertular virus, terlebih bila tidak setia dengan pasangan. 

Nurdadi memberikan, sunat untuk laki-laki dapat juga kurangi resiko penularan HPV dengan cara penting dibanding dengan laki-laki yang tidak disunat. Diluar itu, kesibukan seksual lain yang dikerjakan sendiri, misalnya memasukkan jari ke kemaluan juga punya potensi untuk menularkan virus karena HPV dapat juga hidup di kulit jari tangan. 

2. Vaksinasi 
Vaksinasi HPV adalah cara paling baik untuk pencegahan kanker serviks. Sekarang ini ada vaksin HPV untuk jenis 16 serta 18, jenis yang paling banyak mengakibatkan kanker serviks. Vaksin memberi perlindungan paling baik sesudah tiga kali suntikan yang didapatkan dalam periode enam bln.. 

 " Sayangnya sekarang ini belum ada vaksin HPV untuk jenis yang lain, walau sebenarnya ada juga jenis lain HPV yang dapat mengakibatkan kanker serviks, walau tidak sejumlah jenis 16 serta 18, " kata dokter kebidanan subspesialis onkologi Andi Darma Putra. 

3. Deteksi dini rutin 
Deteksi awal adalah cara agar kanker serviks tidak diketemukan pada stadium yang telah lanjut hingga kemungkinan untuk disembuhkannya semakin besar. Deteksi dini dikerjakan dengan cara pap smear, inspeksi visual dengan asam asetat, serta tehnologi self-sampling. 

4. Tidak merokok 
Merokok akan turunkan kekuatan system imun hingga tingkatkan resiko kanker. Di ketahui 95 % HPV yang masuk ke pada badan akan hilang kurun waktu dua hingga tiga th., tetapi lima prosentasenya akan menetap. Apabila ketahanan badan lemah, HPV yang menetap itu bakal jadi kanker. Walau, kata Andi, aspeknya tidak hanya itu. 

5. diet sehat 
Terlalu banyak konsumsi makanan berpengawet, berpenyedap, serta berwarna adalah aspek yang tingkatkan resiko kanker apa pun, termasuk juga kanker serviks. Karenanya, makanan yang mengandung beberapa zat tambahan itu butuh dijauhi.
Share on Google Plus

About Lita Saputri

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar