Waspadai 5 Gejala Stroke pada Wanita


Bicara masalah kesehatan, salah satu kekhawatiran paling besar yaitu diserang stroke. Namun, tidakkah ini cuma permasalahan kesehatan untuk mereka yang berusia tua? Sayangnyam tidak demikian. 
Walau penyakit stroke beberapa besar terkena oleh beberapa orang yang berumur 65 tahun atau lebih, seputar 10% strokes dihadapi oleh mereka yang berumur dibawah 45 tahun serta wanita lebih berisiko di banding pria. 

Sebenarnya, menurut American Heart Association, tiap-tiap tahun ada kian lebih 100. 000 wanita di bawah umur 65 tahun dapat mendeita strokes. Berarti, Anda atau seorang yang Anda kenal dapat ada di titik itu lebih cepat dari yang diprediksikan. 

Ada beberapa argumen wanita condong berisiko lebih tinggi dari pada pria. Walau merokok, tekanan darah tinggi, Cholesterol tinggi serta diabetes dapat juga merubah ke-2 gender, sebagian aspek resiko ditakdirkan cuma untuk wanita, ungkap Andrew Stemer sebagai Kepala Program Stroke di MedStar Georgetown University Hospital. 

Kehamilan yaitu satu diantaranya, terlebih di trimester pertama serta dalam minggu-minggu saat pemulihan. Sebagian ada hubungannya dengan pergantian hormon. Apabila Anda dianjurkan bed rest, ini bisa mengakibatkan aliran darah di arteri jadi lambat, yang akkan bikin Anda jadi lebih mudah pada pembekuan. 

Memakai kontrasepsi oral juga sangat mungkin Anda terserang resiko stroke. Diluar itu, wanita yang pernah alami migraine dengan aura (saat sakita kepala bercampur dengan tanda-tanda neurologis, seperti ada kemilau di pojok mata) juga mempunyai resiko stroke. “Semua hal itu terlihat seperti dampak kumulatif pemicu meningkatnya resiko stroke pada wanita” tutur Stemer. 

Type yang paling umum yaitu stroke iskemik (meraih seputar 80 hingga 90% dari seluruhnya masalah), dimana berlangsung kebekuan darah yang menghindar darah serta oksigen menjalar ke otak. “Dalam ruangan lingkup stroke, mereka menyampaikan bahwa “waktu yaitu otak, ” kata Stemer. Berarti, makin lama Anda menanti, makin banyak saat untuk kerusakan permanen yang dapat berlangsung. 

Terkecuali menggerakkan pola hidup sehat, pencegahan paling baik yang dapat Anda kerjakan yaitu mengetahui gejala-gejala awal serta memperoleh perlakuan medis segera. Tersebut disini tanda-tandanya : 

1. Terasa lemah atau mati rasa pada segi badan. 
Dengan cara mendadak Anda kehilangan kemampuan atau tidak dapat untuk merasakan beberapa segi badan. Ini adalah tanda-tanda paling umum dari stroke, terlebih pada lengan serta kaki. 1/2 segi dari muka anda juga akan alami penurunan. 

2. Masalah saat berbicara 
Tanda-tanda ini muncul dalam sebagian bentuk. Anda mungkin saja bicara cadel atau alami kesusahan untuk keluarkan kalimat. Anda akan berusaha sekeras mungkin saja untuk mengerti apa yang disebutkan oleh beberapa orang di sekitar. Stemer mencatat ada spektrum keparahan dari ringan sampai berat. Saat kita alami di mana kita tidak dapat pikirkan suatu kata atau bicara dengan benar, “sebagian besar orang tau badan mereka cukup dapat untuk terima kalimat spesifik, ” terang Stemer. 

 “Menurut saya bila seorang ditandai dengan kesusahan bicara, tidak tahu itu cadel maupun tidak dapat bicara sekalipun – misalnya mempunyai kalimat yang terselip di lidahnya, ini saat yang pas untuk mencari perawatan sesegera mungkin saja, ” tuturnya. Pada intinya, bila itu merasa diluar dari umumnya, Anda mesti mencari perlakuan medis secepat mungkin. 

3. Sakit kepala yang cukup parah 
Ini seringkali terlihat pada stroke hemoragik yang berlangsung saat pipa di pembuluh darah pecah serta berlangsung pendarahan di otak. Stroke hemoragik tambah lebih sedikit di banding stroke iskemik, cuma seputar 10% hingga 15% dari seluruhnya masalah stroke. Namun, tingkat kematiannya lebih tinggi. 

4. Kehilangan penglihatan 
Sama dengan kehilangan kekuatan atau mati rasa, permasalahan penglihatan juga umumnya cuma satu segi. Namun bukannya kehilangan semua pandangan, Anda dapat kehilangan pandangan yang sama pada ke-2 mata, misalnya ke-2 mata tidak dapat lihat ke kiri. Ini dikarenakan bola mata serta saraf optik baik-baik saja, namun tempat dimana semua info diolah alami rusaknya. 

5. Alami salah satu atau semua tanda-tanda ini 
Sinyal tanda stroke yang mendadak, mesti jadi indikator paling besar Anda untuk segera berkunjung ke Rumah Sakit paling dekat. Gejala-gejala ini terlihat amat cepat, namun tidak seluruhnya mesti ke UGD. 

Yang butuh dicatat yaitu, bila ada yang alami salah satu tanda-tanda neurologis dengan cara tiba-tiba yang menyerang beberapa badan, jadi mesti selekasnya dirawat. Kemungkinan mungkin saja migrain atau suatu hal yang ringan. 

Namun permasalahannya yaitu, bila tidak selekasnya ditangani, bukanlah tidak mungkin saja Anda kehilangan peluang untuk memperoleh penangan stroke tersebut. Jadi, meskipun ternyata bukanlah suatu hal yang serius, dapat terus lebih baik daripada tidak sama sekali. (Muthia Amanda)
Share on Google Plus

About Lita Saputri

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar