Subhanallah :-Asma Hingga Kencing Manis Bisa Takluk dengan Herba Ini, Lho!


Sempatkah Anda mendengar tanaman bernama rangga dipa? Di Jawa, tanaman ini dimaksud dengan daun apiun atau sekar petak, di Jakarta, ia dimaksud biduyuk atau mamadatan, sesaat di Sunda umum dimaksud genje. 

Tanaman yang punyai nama ilmiah Clerodendron indicum ini umum tumbuh liar di rimba serta ladang. Terkadang ia juga ditanam di halaman dekat pagar. Tumbuhan ini dapat diketemukan pada beberapa tempat yang terserang cahaya matahari atau sedikit terlindung pada dataran rendah hingga ketinggian 1. 200 mtr. dpl. 

Ia termasuk juga perdu tegak dengan tinggi 1-3 mtr., batangnya bulat berwarna hijau, retak-retak membujur, tengahnya berongga, percabangan simpodial. Daun tunggal, bertangkai pendek, letak berkarang. Helaian daun bentuk lanset, ujung runcing, pangkal menyempit, pinggir rata, pertulangan menyirip, warnanya hijau tua mengilap, panjang 7-15 cm, lebar 3-4 cm. 

Bunga tanamannya termasuk majemuk, berupa payung, keluar dari ketiak daun serta ujung tangkai, mahkota bentuk tabung, panjang 1-1, 5 cm, warnanya putih. Buah batu, bulat telur, warnanya cokelat, serta mempunyai biji bulat berwarna hitam. 
Rangga dipa dipercaya mempunyai peran juga sebagai obat tradisonal andalan. memiliki kandungan alkaloid, saponin, serta polifenol. Akar serta kulit batang memiliki kandungan saponin serta flavonoid. Akarnya juga memiliki kandungan polifenol. 

Ia umum dipakai untuk penyembuhan radang saluran kencing, radang kandung kencing, radang saluran napas, radang tenggorok, nyeri rongga mulut, nyeri hernia, nyeri lambung, terkilir, memar, rematik, demam, influenza, tuberkulosis paru, serta sesak napas. 

Lalu, bagaimana caranya memproses tanaman ini untuk obat herbal? Simak penjelasannya dibawah ini ya! 
Untuk menyembuhkan radang saluran kencing serta radang kandung kemih, langkahnya dengan merebus radang dipa serta rumput lidah ular seperlunya dalam 3 gelas air sampai airnya tersisa 1 gelas. Hasil rebusan itu lalu diminum. 

Untuk menyembuhkan kesleo serta rematik, langkahnya siapkan seputar 10-15 gr daun rangga dipa yang sudah dicuci bersih di rebus dengan 3 gelas air sampai mendidih. Biarlah ramuan sampai airnya tersisa 1 gelas. Sesudah dingin, saring hasil rebusan serta minum. Untuk obat luar, bersihkan bersih daun rangga dipa seperlunya. Lantas, lumatkan lewat cara menumbuk serta tempelkan di bagian badan yang kesleo atau rematik. 

Disamping itu, untuk menyembuhkan asma serta sesak nafas, ambillah daun rangga dipa serta cucilah hingga bersih. Lalu, daun dijemur sampai kering. Kemudian, gulung daun serta isap seperti rokok. 

Bagaimanakah, Anda tertarik cobanya? Butuh diingat, baiknya saat sebelum menerapkan tanaman ini juga sebagai obat herbal Ana berkonsultasi dulu dengan dokter ya!
Share on Google Plus

About Lita Saputri

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar