Rasulullah SAW Meminta Umatnya Selalu Menutup Wadah Air. Ini Dia Alasannya


Kedudukan air memperoleh perhatian cukup penuh dalam Islam karena dapat masuk ke rongga-rongga badan. Air berurusan dengan hidup serta matinya makhluk hidup. Rasulullah SAW hingga perlu turun segera untuk mengatasi masalah air. 
Rasulullah SAW mengatur permasalahan pembagian serta pendayagunaan sumber daya alam yang meliputi air, tanah, serta api. Pengaturan ini ditujukan agar manusia keduanya tidak main kayu berebut sumber daya. 
  
Terkecuali masalah makro itu, Rasulullah SAW juga bicara tentang air untuk individu dengan detil-detilnya. Ia menyarankan umatnya untuk menjaga kebersihan air dengan tutup wadah air selesai menggunakannya. 
Karena sangat utamanya tutup wadah air seperti gelas, ember, bak, kolam, dsb, Syekh Zainudin Al-Malibari, seperti dimuat NU On-line, mengatakan didalam Fathul Mu’in seperti berikut : Disunahkan tutup bejana-bejana sekalipun dengan misalnya kayu yang membentang di atasnya. 
  
Untuk apa hingga demikian itu tutup wadah air? Sayid Bakri bin Sayid M Syatho Dimyathi dalam I’anatuth Tholibin menginventarisasi beberapa jawaban seperti berikut : Disunahkan juga mengikat (tutup) mulut-mulut kantong air (dari kulit). 
Menurut Syekh Romli, ulama mengatakan sedikitnya tiga manfaat tutup wadah. Pertama, keterangan Rasulullah SAW dalam Bukhari serta Muslim yang menyampaikan, “Setan itu tidak dapat melepas tali pengikat mulut kantong air serta menyibak tutup bejana. ” Ke-2, keterangan Rasulullah SAW di Shohih Muslim, “Dalam satu tahun itu ada suatu malam dimana Allah turunkan wabah. Tidak ada bejana tanpa ada tutup atau kantong air tanpa ada tali pengikat yang dilewatinya, tetapi wabah itu mengendap pada keduanya. ” Ketiga, melindungi bejana itu dari najis atau benda seumpamanya. 
  
Menutup kembali wadah air sesudah pemakaian memanglah tidak berat. Belum lagi bila jadi sarang nyamuk. Meski sekian, manfaatnya sangatlah besar untuk melindungi kebersihan air. Menghindar pasti lebih baik dari pada mengobati bukan? Wallahu A’lam. (nto)
Share on Google Plus

About Lita Saputri

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar